Friday, July 31, 2009

KOMENTAR DEWAN JURI TENTANG ANUGERAH KADARMAN DAN KANDIDATNYA

"Sebagai juri, justru saya banyak belajar dari para kandidat, khususnya para finalis penerima Anugerah Kadarman. Ada empat hal yang tampaknya menjadi modal kuat para finalis penerima Anugerah kadarman untuk berhasil, yaitu dukungan oleh karakter yang sangat kuat, adanya impian dan keinginan yang ingin diraih, adanya semangat dan fokus untuk mengupayakan pencapaian impian dan keinginan, serta kemampuan untuk melibatkan pihak-pihak lain untuk meraih impian dan keinginan tersebut. Selamat kepada finalis, dan selamat kepada penerima Anugerah Kadarman tahun 2009 ." - Bramantyo Djohanputro-

Pengalaman belajar dan pengalaman dalam menerapkan ilmu manajeman ternyata merupakan dua hal yang bisa sama sekali berbeda. Namun para finalis telah mampu menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan pekerjaan di lapangan sehingga terpanggil untuk tampil menyambut tantangan tersebut dengan inovasi, leadership, kegigihan mempertahankan nilai-nilai, membangun jejaring, serta melakukan pembinaan kepada jajaran dibawahnya. Sungguh suatu prestasi yang telah mampu ditunjukkan dan diimplementasikan secara nyata. Kami salut melihat kegigihan mereka dan mengharapkan akan banyak lagi alumni STM PPM Manajemen yang dapat mengikuti jejak mereka. -Tjahjono Soerjodibroto-

"Anugerah Kadarman diberikan kepada Inspirator yang mempengaruhi perilaku organisasi baik internal maupun eksternal dan menunjukkan hasil prima secara berkesinambungan. Apresiasi untuk para kandidat yang berani tampil untuk sharing pengalaman dan tetap menjunjung nilai nilai etika dalam berusaha. Selamat kepada Pemenang dan semoga tetap menginspirasi". -Tonny Warsono-

Ada dua hal yang meninggalkan jejak dalam diri saya selama proses penjurian para kandidat Anugerah Dr. Kadarman 2009. Pertama terkait dengan posisi sebagai Ketua Dewan Juri, saya bersyukur bekerja bersama dengan para anggota Dewan Juri yang mampu, dan saling menguatkan, untuk tetap setia pada proses yang obyektif, serta membebaskan diri dari “manajemen perasaan.” Kedua, mendengarkan dan berdiskusi dengan para kandidat mengingatkan pada kutipan bijak berikut: "We cannot hold a torch to light another's path without brightening our own." Karena, para kandidat menunjukkan bahwa mereka menjadi inspirasi dan penggerak bagi orang lain setelah bekerja keras dengan dilandasi keyakinan kuat untuk memberikan (berbagai) bukti bahwa berubah menjadi jauh lebih baik itu bisa. Selamat! -Ningky S. Munir-

Prof. Dr Kadarman adalah tokoh / pemimpin yang melayani dan mentransformasi Sumber Daya Manusia menjadi Future Leaders dan Agent of Changes. Beliau-beliau adalah tokoh yang pantas di TELADANI. -Helman Sembring-

Penghargaan saya yang setinggi-tingginya kepada para Kandidat Anugerah Kadarman yang mampu mengawinkan idealisme dan ethical values yang kuat dan yang sangat berharga untuk membangun dunia bisnis yang bermartabat. Semoga sukses dalam karir. -Caecilia Dian-

Kadarman, salah seorang perintis pendiri IPPM, adalah ikon praktisi manajemen di Indonesia, (saya sendiri pernah menjadi muridnya pada tahun 70-an). Gaya Beliau mengajar membuat peserta termotivasi dan terinspirasi, bahkan dengan penuh kegairahan dan antusiasme (excitement) ingin mempraktekan bahan-bahan kuliahnya. Kesan saya terhadap para Kandidat Anugerah Kadarman yang saya wawancarai, mereka melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan antusias seakan-akan tugas tersebut sudah merupakan bagian ruh nya, sehingga tidak heran bila mereka mencapai prestasi optimal. Saya yakin kandidat “ Anugerah Kadarman” tersebut terinspirasi oleh Prof. Dr. A.M. Kadarman, walaupun mereka tidak pernah bertemu dengan beliau. -Marzuki Abdullah-




Thursday, July 30, 2009

SAMBUTAN KETUA ALUMNI PPM "ANUGERAH KADARMAN 2009"


Ass. Wr. Wb.
Selamat siang dan Salam Sejahtera bagi kita semua

Keberadaan Ikatan ALUMNI PPM sebagai organisasi yang menghimpun lulusan Sekolah Tinggi Manajemen PPM tidak bisa dilepaskan dari jasa seorang tokoh istimewa, Pak Kadarman. Tokoh dengan nama lengkap Prof. Dr. Aloysius Maria Kadarman SJ, seorang pendidik yang memiliki perhatian besar pada orang kecil merupakan tokoh penting di balik berdirinya Yayasan PPM yang menjadi induk organisasi dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Pak Kadarman memberi warna indah pada Yayasan PPM yang didirikan dengan konsep dasar keberagaman budaya dan keyakinan serta misi mengembangkan sumberdaya manusia Indonesia yang didasari keberpihakan pada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai luhur tersebut mewarnai penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan di lingkungan PPM serta para alumninya.

Dengan semangat dan tekad untuk melestarikan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Pak Kadarman, Ikatan ALUMNI PPM berbahagia bisa bergandengan tangan dengan Sekolah Tinggi Manajemen PPM kembali memberikan “Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman" kepada alumni PPM yang mempunyai dedikasi tinggi dan prestasi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Mengingat pentingnya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur yag diwariskan Pak Kadarman, maka seleksi Anugerah Kadarman dilakukan dengan seksama oleh para juri yang kredibel pada para nominator yang telah diseleksi dengan penyaringan ketat.

Kita harapkan para penerima Anugerah Kadarman maupun para nominator akan menjadi suluh yang memberi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya untuk terus melaksanakan dan mengembangkan nilai-nilai luhur Pak Kadarman. Sekaligus atas nama Pengurus ALUMNI PPM, kami mengucapkan selamat pada para nominator dan penerima penghargaan Anugerah Kadarman 2009.

Pengurus ALUMNI PPM juga mengucapkan terima kasih kepada juri, sponsor dan panitia yang telah bekerja keras penuh dedikasi berkontribusi melestarikan nilai-nilai luhur Pak Kadarman melalui penyelenggaraan program Anugerah Kadarman 2009.

Semoga perhatian dan langkah-langkah kongkrit kita semua untuk melanggengkan dan mengembangkan nilai-nilai luhur Pak Kadarman akan memberi manfaat nyata bagi almamater PPM, para alumni PPM, masyarakat umum, bangsa dan negara.


Wass. Wr. Wb.
Jakarta, 30 Juli 2009



Dr. Sumarsono
Ketua Ikatan Alumni PPM

SAMBUTAN KETUA PPM SCHOOL OF MANAGEMENT "ANUGERAH KADARMAN 2009"

Secara pribadi, saya tidak mengenal banyak tentang Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. karena memang pada waktu saya bergabung dengan PPM, beliau sudah tidak aktif barkarya di PPM lagi. Memang, pada tahun 1982, saya pernah menjadi murid Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. di kelas ‘Pelatihan bagi Pelatih MINAUT (Minaut adalah suatu pelatihan pemecahan masalah yang diberikan oleh PPM) yang waktu itu diberikan kepada para staf muda PPM. Saya banyak mengenal Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. melalui karya beliau dan ceritera tentang beliau yang disampaikan oleh mereka yang mengenal Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. dengan lebih dekat, seperti Bapak Anugerah Pekerti, Ph.D. dan staf senior PPM lainnya.


Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. mempunyai keyakinan bahwa Indonesia akan maju bila mempunyai ekonomi yang kuat dan rakyatnya mempunyai pendidikan yang baik. Untuk ini diperlukan adanya guru-guru yang baik dan perusahaan-perusahaan yang berhasil karena dipimpin oleh manajer yang baik.

Secara pribadi, saya tidak mengenal banyak tentang Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. karena memang pada waktu saya bergabung dengan PPM, beliau sudah tidak aktif barkarya di PPM lagi. Memang, pada tahun 1982, saya pernah menjadi murid Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. di kelas ‘Pelatihan bagi Pelatih MINAUT’ (Minaut adalah suatu pelatihan pemecahan masalah yang diberikan oleh PPM) yang waktu itu diberikan kepada para staf muda PPM. Saya banyak mengenal Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. melalui karya beliau dan ceritera tentang beliau yang disampaikan oleh mereka yang mengenal Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. dengan lebih dekat, seperti Bapak Anugerah Pekerti, Ph.D. dan staf senior PPM lainnya.


Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. mempunyai keyakinan bahwa Indonesia akan maju bila mempunyai ekonomi yang kuat dan rakyatnya mempunyai pendidikan yang baik. Untuk ini diperlukan adanya guru-guru yang baik dan perusahaan-perusahaan yang berhasil karena dipimpin oleh manajer yang baik.


Pada tahun 1967, Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. menggagas pendidikan manajemen seperti program MBA dari Harvard Business School. Pada tahun itu juga, tepatnya 3 Juli 1967, berdirilah Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Manajemen yang menyelenggarakan Sekolah Tinggi Manajemen (STM) yang pertama di Indonesia. Sekolah ini dipimpin sendiri oleh Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. selaku Rektor STM-PPM. Melalui sekolah ini Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. mempunyai pengharapan akan dihasilkan para manajer yang tidak hanya unggul dan tetapi juga mempunyai etika yang luhur. Hasil kerja Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. telah menjadi kenyataan, ribuan manajer unggul telah dihasilkan oleh PPM School of Management.


Untuk menghormati Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J., atas jasa beliau yang luhur dalam memelopori pendidikan manajemen di Indonesia dan memberikan penghargaan kepada alumni Sekolah Tinggi Manajemen PPM yang telah mewujudkan cita-cita beliau, maka di tahun 2005 digagaslah pemberian Kadarman Award yang diselenggarakan bersama oleh Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan Ikatan Alumni PPM. Sebutan Kadarman Award mulai tahun ini diganti menjadi ‘Anugerah. Kadarman’.


Kadarman Award yang pertama tahun 2006, telah diberikan kepada 7 orang alumni PPM, yaitu: Agung Adi Prasetyo, M.M.; Drs. Deddy Kusdedi, M.M.; Drs. Marzuki Abdullah, Apt., M.B.A; dr. Orie Andari Sutadji, M.B.A.; Siti Chalimah Fadjrijah, S.E. Akt., M.M.; Ir. Tonny Warsono, M.M.; Sedangkan Kadarman Award yang ke dua tahun 2007, diberikan kepada 8 orang alumni, yaitu: Abdul Salam, S.E., M.M.; Agung Karso Sardjono, M.M.; Drs. Djoko Sujono, M.B.A.; Ir. Helman Sembiring, M.B.A.; Ir. Hadiono C. Pouw, M.B.A.; Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, M.M.; Ir. Wulani Wihardjono, M.M.; Zulkifli Hasan, S.E., M.M.


Kepada mereka yang terpilih untuk menerima ‘Anugerah Kadarman - 2009’, saya mengucapkan selamat dan sebagai orang yang terpilih anda mempunyai tanggung jawab untuk terus menjaga apa yang dicita-citakan oleh Pak Kadarman, dengan demikian nama Pak Kadarman semakin diharumkan. Kepada anda yang belum terpilih menerima ‘Anugerah Kadarman’, dengan hati yang tulus saya sampaikan bahwa anda semua juga orang yang terpilih, hanya karena keterbatasan jumlah saja yang membuat anda tidak menerima ‘Anugerah Kadarman’. Pada kesempatan ini, perkenankan saya mengajak anda kembali bersedia untuk diajukan sebagai calon penerima ‘Anugerah Kadarman’ yang akan datang.


Pada kesempatan ini pula, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Anugerah Kadarman – 2009, khususnya bagi Ibu Orie Andari sebagai ketua panitia. Sungguh atas kerja keras disertai dengan komitmen yang tinggi dari panitia, maka seluruh rangkaian proses penyelenggaraan ‘Anugerah Kadarman’ ini telah berjalan dengan baik dan sukses.


Semoga dengan adanya kerjasama antara PPM School of Management dengan para alumninya melalui Ikatan Alumni PPM dalam menyelenggarakan kegiatan ‘Anugerah Kadarman’ ini semakin memastikan tercapainya apa yang dicita-citakan oleh Prof. Dr. A.M. Kadarman, S.J. Alumni PPM ikut memberikan kontribusi atas perubahan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dengan menjalankan tata kelola organisasi yang baik dan dilandasi oleh nlai-nilai etika yang luhur.



Jakarta, 30 Juli 2009


Martinus Sulistio Rusli, Ph.D.

Ketua

PPM School of Management

Monday, July 27, 2009

PENGHARGAAN ANUGERAH “PROF. DR. A.M. KADARMAN 2009”

A. LATAR BELAKANG
Pada masa reformasi di bidang perekonomian tahun 1970-an menyadarkan bangsa ini akan perlunya salah satu kunci penentu keberhasilan pembangunan yang lama diabaikan, yaitu Manajemen. Dipelopori oleh Prof. DR. A.M. Kadarman, seorang rohaniwan dan pendidik yang berpikiran maju, mencita-citakan berdirinya sebuah institusi pendidikan yang terpandang seperti Harvard Business School di Indonesia. Beliau mengajak berbagai tokoh lintas agama mendirikan Yayasan PPM yang bergerak di bidang pendidikan dan pembinaan manajemen pada tanggal 3 Juli 1967, dimana selanjutnya tanggal tersebut ditetapkan sebagai Dies Natalis dari PPM School of Management (selanjutnya disebut PPM).

Saat ini cita-cita Prof. DR. A.M. Kadarman telah terwujud dengan alumni PPM yang mencapai lebih dari 4.500 orang dan telah memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan Indonesia. Sebagai rasa hormat dan mengenang jasa-jasa Prof. DR. A.M. Kadarman sekaligus memotivasi para alumni lain untuk lebih berprestasi di bidangnya masing-masing, PPM School of Management bekerja sama dengan Pengurus Ikatan Alumni PPM setiap dua tahun sekali akan memberikan “Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman” kepada alumni PPM yang mempunyai dedikasi yang tinggi, prestasi nyata dan implikasi luas bagi kemajuan Indonesia.

B. TUJUAN
Tujuan diadakan acara Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman ini adalah:
Memberikan apresiasi kepada alumni PPM, baik sebagai profesional, birokrat, maupun pengusaha, yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi yang tinggi dalam hal kepemimpinan, integritas, dan menjunjung etika serta diakui secara luas, baik oleh perusahaan, pemerintah, rekan sejawat dan asosiasi maupun segenap civitas akademika PPM.
Memberikan motivasi dan spirit yang kuat bagi alumni maupun peserta program yang masih menempuh kuliah, agar bisa berprestasi dan berkarya seperti apa yang telah dicontohkan para penerima Anugerah.
Mendorong keikutsertaan seluruh alumni, baik alumni senior dan khususnya alumni yunior untuk berani bersaing dalam menunjukkan prestasi dan dedikasi yang telah diraih dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir ini.

Membuka cakrawala dan pandangan alumni akan pentingnya sebuah penghargaan atas prestasi yang telah dicapai sebagai pemicu untuk tetap konsisten melakukan yang terbaik dalam segala bidang yang digeluti.
Sebagai sarana memperkuat citra masyarakat kepada PPM sebagai sekolah manajemen yang disegani.

C. SASARAN
Pemberian Anugerah ini hanya akan diberikan kepada Alumni PPM, baik alumni dari program MM Eksekutif maupun WM (Wijawiyata Manajemen), yang memenuhi 2 (dua) kategori yang telah ditentukan dan dinilai berdasarkan prestasi karya dan dedikasi yang tinggi dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir. Kategori tersebut adalah:
1. Stategic Change Leader (SCL)
Kategori SCL akan diikuti oleh para peserta yang sudah mencapai posisi puncak di organisasinya (Direksi dan GM).
2. Agent of Change (AOC)
Kategori AOC akan diikuti oleh para peserta dengan pembatasan usia maksimum 35 tahun pada posisi dan bidang fungsional apapun.

Penerima Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman ini akan ada 3 (tiga) orang yaitu :
1) Kategori SCL Executive
2) Kategori SCL Entrepreneur
3) Kategori AOC

D. KRITERIA PENILAIAN
Untuk kategori SCL, kandidat dinilai berdasarkan kriteria diantaranya:
a. Strategic Change : Kemampuan dalam membuat dan mendorong perubahan dalam organisasi, yang diikuti oleh pihak-pihak berkepentingan (stakeholder) organisasi sehingga perusahaan mengalami transformasi ke arah yang lebih baik dan profesional.
b. Leadership : Kemampuan dalam menerapkan kepemimpinan yang sesuai sehingga mampu membawa tim dan karyawan dalam organisasi menuju visi organisasi dan sekaligus mengembangkan pemimpin-pemimpin baru.
c. Ethical Value : Kemampuan menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai etika dalam menjalankan organisasi, dan penerapan tersebut menjadi budaya dan diikuti oleh orang-orang dalam organisasi maupun pihak lain yang berhubungan profesi.
d. Inovasi : Kemampuan dalam menciptakan atau mengembangkan sesuatu yang memberi nilai guna dan nilai tambah bagi pihak-pihak berkepentingan, termasuk pemilik organisasi, pemasok, pelanggan, dan pihak internal organisasi.
e. Intra/Entrepreneurship: Kemampuan mengembangkan usaha dan keberanian mengambil risiko melalui pendirian dan pengelolaan usaha.

Untuk kategori AOC, kandidat dinilai berdasarkan kriteria diantaranya:
a. Prestasi : Kemampuan untuk mencapai hasil yang baik bagi unit kerja yang dikelola, yang menunjukkan keunggulan dalam pencapaian dibandingkan unit kerja-unit kerja lainnya maupun dibandingkan dengan unit kerja yang sama di perusahaan lain, termasuk kompetitor.
b. Leadership : Kemampuan dalam menerapkan kepemimpinan yang sesuai sehingga mampu membawa tim dan bawahannya dalam organisasi menuju visi organisasi dan sekaligus mengembangkan pemimpin-pemimpin baru.
c. Ethical Value : Kemampuan menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai etika dalam menjalankan organisasi, dan penerapan tersebut menjadi budaya dan diikuti oleh tim, bawahan, maupun orang-orang dalam organisasi dan pihak lain yang berhubungan profesi.
d. Inovasi : Kemampuan dalam menciptakan atau mengembangkan sesuatu yang memberi nilai guna dan nilai tambah bagi pihak-pihak berkepentingan, termasuk pemilik organisasi, pemasok, pelanggan, dan pihak internal organisasi.

E. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAN
Penyerahan Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman akan dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan acara wisuda pada :
Hari & Tanggal : Kamis, 30 Juli 2009
Pukul : 10.00 - selesai
Tempat : Gedung Dhanapala, Jl Senen Raya - Jakarta Pusat

F. HADIAH
Hadiah bagi para kandidat yang memenangkan Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman ini berupa Miniatur Prof. DR. A.M. Kadarman dan sertifikat penghargaan.

G. DEWAN JURI
Proses penyeleksian kandidat akan dilakukan oleh 9 (sembilan) orang juri, yang terdiri dari Staf Pengajar, Eksekutif, dan Pengusaha.

H. PANITIA
Ketua : Orie Andari
Wakil : Chormen
Sekretaris : Wahyoe Prawoto
Anggota :
1. Izmir E. Putra
2. Lukas Widjaja
3. Dendi Pratama
4. Bramantyo Djohanputro
5. Nirma C. Diaz
6. Ahmad Arwani
7. Joseph Sumanti
8. M.Kemal Pasha

Tuesday, April 28, 2009

PEMBUKAAN PENDAFTARAN "ANUGERAH KADARMAN” 2009

ANUGERAH “PROF. DR. A.M. KADARMAN” Tahun 2009
PPM School of Management bekerja sama dengan Pengurus Ikatan Alumni PPM akan memberikan “Anugerah Prof. DR. A.M. Kadarman” kepada alumni PPM, baik lulusan MM/MBA maupun WM yang mempunyai dedikasi yang tinggi, prestasi nyata dan implikasi luas bagi kemajuan Indonesia.
Penghargaan dibagi menjadi 2 (dua) kategori, antara lain :
1. Stategic Change Leader (SCL)
Kategori SCL akan diikuti oleh para peserta yang sudah mencapai posisi puncak di organisasinya (Direksi dan GM)
2. Agent of Change (AOC)
Kategori AOC akan diikuti oleh para peserta dengan pembatasan usia maksimum 35 tahun pada posisi dan bidang fungsional apapun.
PROSEDUR PENDAFTARAN
I. Pendaftaran
a. Kandidat dapat mencalonkan dirinya atau dicalonkan oleh perwakilan angkatan
b. Kandidat mengisi formulir yang sudah disediakan oleh panitia
c. Mengembalikan formulir beserta dokumen pendukung
II. Seleksi
a. Panitia menginventarisir semua data yang masuk
b. Panitia mengundang kandidat yang memenuhi syarat/terpilih untuk melanjutkan proses berikutnya.
III. Wawancara Pendalaman
a. Melakukan presentasi
b. Diskusi
Dengan ini kami mengundang Alumni dan segenap Civitas Akademika PPM untuk berpartisipasi dengan merekomendasikan rekan sesama Alumni PPM atau Anda sebagai Alumni PPM dapat pula menyalonkan diri Anda untuk memperoleh Anugerah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Almamater.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menguhubungi :
1. Sekretariat Alumni (Septi) di 2300313 Ext.1272 / 081513227877 / alumni@ppm-manajemen.ac.id
2. Seksi Pendaftaran (Bpk. Izmir Putra) di 0816-194-0807 / putradbm@yahoo.com

Saturday, July 28, 2007

KILAS BALIK PENGHARGAAN "ANUGERAH KADARMAN 2007"

PPM School of Management bekerja sama dengan Ikatan Alumni PPM memberikan “Anugerah Kadarman” untuk tahun 2007. Penganugerahan tahun ini merupakan kali kedua setelah yang pertama di tahun 2006.
Kalau tahun 2006 dikaitkan dengan acara Mega Reuni Alumni dan penyerahannya bersamaan dengan Malam Mega Reuni tanggal 10 Februari 2006 di Hotel Borobudur, maka untuk tahun 2007 penyelenggaraannya dilakukan bersamaan dengan Ulang Tahun PPM Manajemen ke-40 dan penyerahan hadiahnya dilaksanakan bersamaan dengan acara Wisuda PPM School of Management tanggal 26 Juli 2007 di Gedung Dhanapala.
Seiring dengan semakin meningkatnya peran serta alumni PPM dalam segala bidang kehidupan bermasyarakat dan bernegara, baik yang berkecimpung sebagai professional, birokrat maupun pengusaha, dan mendorong peningkatan peran serta alumni tersebut dalam mewujudkan Misi dan Visi Yayasan PPM serta mengenang jasa-jasa Bapak Professor DR A.M. Kadarman, pencetus gagasan PPM.
Pemberian Award dari PPM ini sebagai wujud apresiasi kepada alumni PPM yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama PPM School of Management. Diharapkan juga Anugerah dapat memberikan motivasi bagi para alumni lain untuk lebih berprestasi di bidangnya masing-masing serta pemicu para peserta program untuk menyelesaikan studi belajarnya dengan hasil seoptimal mungkin.
DEWAN JURI
Anggota Dewan Juri Tahun 2007 melibatkan pihak dalam maupun luar PPM termasuk salah satu pemenang Anugerah Kadarman tahun sebelumnya. Dewan juri yang dipercaya untuk menilai dan memilih para pemenang adalah:
1. Ir. Tjahjono Soerjodibroto, MBA (Ketua)
2. Ir. Martinus Sulistio Rusli, MBA, Ph.D (Sekretaris II)
3. Shanti L. Poesposetjipto, Dipl. Ing.
4. Ir. Sumartoyo, MSM, DBA
5. Ir. Bramantyo Djohanputro, MBA, Ph.D
6. Ir. Achsan Permas, MBA
7. Ir. Tonny Warsono, MM
8. Ir. Herman Wijaya, MBA
9. M. Dikman Nasruddin, ST, MM (sekretaris I)

2) Anugerah Kadarman 2007 - Abdul Salam SE., MM.

Abdul Salam SE., MM. adalah alumni MM Eksekutif XV yang saat ini menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman tahun 2007 pada kategori Strategic Change Leader bidang ETHICAL VALUE. Beliau menjadi pemenang Anugerah Kadarman berkat penilaian bagaimana dalam menerapkan, menjunjung tinggi, memperjuangkan, dan mempertahankan nilai-nilai etika bisnis dimanapun beliau ditugaskan. Disamping itu beliau menunjukkan kegigihannya dalam memperjuangkan masyarakat tikngkat bawah dengan penggalakan “micro-financing”.

3) Anugerah Kadarman 2007 - Zulkifli Hasan, SE., MM

Zulkifli Hasan SE., MM. adalah alumni MM Eksekutif XXIX yang saat ini sebagai Sekjen Partai Amanat Nasional. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman tahun 2007 kategori Strategic Change Leader bidang LEADERSHIP atas keberhasilannya memimpin pembaharuan dan pembangunan sistem dengan konsep manajemen modern dan penerapannya pada sebuah organisasi partai politik.

4) Anugerah Kadarman 2007 - Agung Karso Sardjono MM.

Agung Karso Sardjono, MM. adalah alumni WM XXIIB yang saat ini menjabat sebagai General Manager Herbalife. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman 2007 kategori Strategic Change Leader bidang LEADERSHIP atas keberhasilannya dalam memilih tim yang tepat dan memimpinnya untuk membangun dan memulai suatu organisasi baru hingga berhasil mencapai kemajuannya.

5) Anugerah Kadarman 2007 - Ir. Wulani Wihardjono., MBA

Ir. Wulani Wihardjono MBA. adalah alumni MBA IXA yang saat ini sebagai Executive Director PT Tatalogam Lestari. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman 2007 kategori Strategic Change Leader bidang ENTERPRENEURSHIP. Beliau terpilih atas keberhasilannya memanfaatkan peluang bisnis dengan sangat jeli dan tepat hingga berkontribusi secara nasional dan kini memegang mayoritas pasar di industrinya walau memasuki bisnis tersebut bukan sebagai pemain yang pertama.

6) Anugerah Kadarman 2007 - Dr. Nico A. Lumenta K. Nefro MM.

Dr. Nico A. Lumenta K. Nefro MM, alumni MM Eksekutif XIIA yang saat ini sebagai Ketua Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman 2007 kategori Agent Of Change bidang PUBLIC SERVICE atas keberhasilannya sebagai pelopor dalam memperjuangkan peningkatan kesadaran keselamatan pasien rumah sakit sehingga menjadi suatu Gerakan Nasional.

7) Anugerah Kadarman 2007 - Ir. Hadiono Cahyono Pouw MBA.

Ir. Hadiono Cahyono Pouw MBA. adalah alumni WM 9 yang saat ini sebagai Direktur Utama PT Trimatra Tatagraha. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Prof DR AM Kadarman tahun 2007 kategori Agent Of Change bidang ENTERPRENEURSHIP. Beliau terpilih atas keberhasilannya sebagai penggagas dan pencetus ide pengembangan bisnis yang padat dengan kompetisi melalui strategi penetrasi pasar yang jeli, disamping pedoman yang selalu dipegang untuk tidak bergantung pada sumber pasar yang terbatas (diversifikasi produk/bisnis).

8) Anugerah Kadarman 2007 - Drs. Djoko Sujono MBA.

Drs. Djoko Sujono, MBA. alumni WM III dan MBA Transisi III yang saat ini sebagai Managing Director PT Ferron Par Pharmaceuticals. Beliau terpilih sebagai pemenang Anugerah Kadarman tahun 2007 kategori Agent Of Change bidang MANAJEMEN OPERASI atas keberhasilannya dalam penguasaan proses bisnis manufaktur farmasi dan menerapkannya sehingga berhasil baik dalam perbaikan sistem dari pabrik yang sudah berjalan maupun dalam memulai pembangunan suatu pabrik baru.

Friday, July 28, 2006

KILAS BALIK PENGHARGAAN "ANUGERAH KADARMAN 2006"

Bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, 10 Februari 2006, telah diserahkan penghargaan “Anugerah Prof DR AM Kadarman,” kepada alumni PPM School of Management, yang berprestasi di bidang manajemen. Almarhum Prof DR AM Kadarman adalah penggagas berdirinya Lembaga Manajemen PPM dan sekaligus menjadi Direktur Utama pertama PPM.
Pada awal berdirinya PPM, tahun 1967, ia telah melihat dan mencanangkan pentingnya pengembangan dan penyebarluasan pengetahuan manajemen di Indonesia.Sistem nilai yang sampai sekarang dijadikan pedoman pengabdian dan perilaku bisnis bagi PPM, tidak hanya terus dilestarikan keberadannya tetapi juga ingin disebarluaskan lebih jauh melalui berbagai cara.
Salah satu diantaranya adalah melalui pandangan dan pola tindak para alumni PPM yang sudah banyak berkiprah di berbagai perusahaan dan instansi penting.Untuk menjaga kelanggengan dan penyebarluasan pandangan Prof DR AM Kadarman tersebut, Lembaga Manajemen PPM memilih alumni PPM yang layak mendapat penghargaan “Anugerah Prof DR AM Kadarman.
Para kandidat dipilih dari sekitar empat ribu alumni program MM Eksekutif dan MM Reguler (Wijawiyata Manajemen - WM) oleh tim juri yang berasal dari pimpinan PPM maupun alumni.
Dewan juri adalah: 1) Andi Ilham Said, Ph.D, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, 2) Achsan Permas, MM., Direktur Utama Lembaga Manajemen PPM, 3) Sumartoyo, DBA., Senior Core Faculty PPM School of Management, 4) Darsan Gunawan, MM., Managing Director PT Nipress Tbk, alumni MM tahun 2003, dan 5) Handito Hadi Joewono, MM., Managing Partner Arrbey Indonesia, alumni MM tahun 1995.
Mereka yang menerima penghargaan adalah: Siti Chalimah Fadjrijah SE Akt MM, Deputy Gubernur Bank Indonesia - sebagai Agent of Change di bidang Ethical Value; Ir Tonny Warsono MM, Direktur SDM dan Pengembangan PT Wijaya Karya - sebagai Agent of Change di bidang Human Resource Development; Drs Deddy Kusdedi MM, Direktur Utama Perum Pegadaian - sebagai Strategic Change Leader di bidang Corporate Image; dr Orie Andari Sutadji MBA, Dirut PT Askes - sebagai Strategic Change Leader di bidang Market Development; Drs Marzuki Abdullah Apt MBA, Direktur Utama PT Bio Farma - sebagai Strategic Change Leader di bidang Corporate Culture; dan Agung Adiprasetyo MM, Vice President Director Kelompok Kompas Gramedia - sebagai Strategic Change Leader di bidang Intrapreneurship.

1) Anugerah Kadarman 2006 - Agung Adiprasetyo MM.

Agung Adiprasetyo MM, Vice President Director Kelompok Kompas Gramedia adalah alumni Program Wijawiyata Manajemen angkatan ke-8 tahun 1982/1983, MBA angkatan ke-2 tahun 1985 dan MM tahun 1995. Ia menerima penghargaan sebagai Strategic Change Leader di bidang Intrapreneurship.

“Hidup berhenti ketika mati, menjadi berarti ketika memberi,” kata Agung tentang falsafah hidupnya. Falsafah yang dia pegang teguh ini kemudian mewarnai perubahan yang dilakukannya di lingkungan Kompas-Gramedia.
Krisis moneter pada 1997/1998 menjadi pemicu pengembangan produk iklan di KOMPAS. Dalam waktu tiga tahun jumlah produk iklan menjadi 10 jenis, sehingga pilihan bagi pemasang iklan di KOMPAS semakin banyak.
Perubahan lain yang dilakukan adalah merintis organisasi Account Executive Media dan mengembangkan kegiatan promosi secara nasional.
TV7 juga tak luput dari sentuhannya. Pendapatan iklan media elektronik ini meningkat pernah menjadi 44 kali lipat dalam waktu 2,5 tahun, sedangkan audience share dari 0,8% menjadi 7%.
Keberaniannya berinovasi dengan konsekuensi menanggung risiko, ditempuh karena keyakinan akan hasilnya di masa depan. Risiko pribadi, baik berupa finansial, waktu, tenaga adalah konsekuensi dari inovasi yang dilakukannya. Hal itu ditempuhnya semata-mata demi perubahan KOMPAS, yang merupakan pemimpin pasar di industri media.
Inovasi dan perubahan yang dilakukannya tidak lupa selalu berpegang teguh pada tata nilai, yang disebutnya hitam putih. Inovasi dan perubahan penting, tetapi tetap harus berpegang pada nilai bersih dalam berbisnis. Tidak boleh ada manipulasi informasi atau rekayasa keuangan, komisi atau suap.
Keinginan untuk menjadi orang yang bermakna bagi lingkungan mendorongnya terus memberikan inovasi dan perubahan strategis di Kelompok Kompas Gramedia. Prinsip ingin menjadi mata air menjadi pendorong semuanya ini.


2) Anugerah Kadarman 2006 - Drs. Marzuki Abdullah, Apt., MBA

Drs Marzuki Abdullah Apt MBA, Direktur Utama PT Bio Farma adalah alumni program MBA Eksekutif angkatan ke-9A tahun 1990. Ia memperoleh penghargaan sebagai Strategic Change Leader di bidang Corporate Culture.

Memulai karir di PT (persero) Kimia Farma Apotek, Marzuki kemudian diberi tantangan mengembangkan PT Bio Farma (persero). Kedudukan ini dirasakan sebagai suatu tantangan yang berat karena Indonesia merupakan negara dengan peringkat di atas 100 dalam Human Development Index (HDI), kesehatan merupakan salah satu tolok ukur penting selain pendidikan dan ekonomi suatu negara.
Ada beberapa alasan mengapa ia tertarik untuk melakukan perubahan di BIO FARMA. Cita-cita yang kuat untuk memberi sumbangan terhadap peningkatan kualitas kesehatan manusia Indonesia, keinginan survive dan berkontribusi secara global, dan menjadikan BIO FARMA sebagai perusahaan yang terakreditasi secara internasional.
Ia sadar bahwa perusahaan yang memproduksi vaksin untuk bayi, wanita usia subur, dan anak usia sekolah, ini merupakan perusahaan yang unik dan padat teknologi tinggi. Wabah penyakit dapat meledak sewaktu-waktu, sedangkan produksi vaksin hanya dapat dilakukan dalam waktu satu tahun.
Semua ini kemudian mendorongnya untuk membawa BIO FARMA sebagai pemain tingkat dunia, meskipun banyak tantangan dari pemain besar di dunia. Untuk itu budaya perusahaan sebagai pemain tingkat internasional perlu dikembangkan. Sadar akan keterbatasan internal, maka kemudian diambil keputusan strategis berafiliasi secara internasional, BIO FARMA fokus pada kegiatan downstream sedangkan kegiatan upstream dikembangkan bersama mitra kerja internasional.
Kegiatan membina hubungan internasional secara institusi dikembangkan sehingga terbentuk budaya dan keterampilan lobi dan diplomasi internasional, baik dengan WHO, lembaga donor internasional maupun mitra kerja luar negeri. Kerja sama penelitian dan produksi dengan mitra dari luar negeri juga menjadi tulang punggung dan terus diperkuat.
Dengan semua langkah yang ditempuh itu, BIO FARMA, perusahaan yang berlokasi di Jl Pasteur, Bandung, berhasil mengembangkan budaya perusahaan yang berorientasi internasional dengan ciri nasional. Hal ini tercermin dari fakta bahwa 50% hasil produksinya memenuhi kebutuhan nasional sedangkan sisanya untuk memasok pasar internasional.

3) Anugerah Kadarman 2006 - DR. Orie Andari Sutadji MBA

dr. Orie Andari Sutadji MBA, Dirut PT Askes, adalah alumni Program MBA Eksekutif angkatan ke-10 tahun 1991/992. Ia menerima penghargaan sebagai Strategic Change Leader di bidang Market Development.

Perubahan PT Askes dilakukan dengan melakukan benchmarking terhadap perusahaan sejenis di Australia, Belanda, AS, sehingga ASKES berubah menjadi korporasi yang business like. Perubahan dimulai sesuai dengan keyakinan atas pentingnya kualitas sumber daya manusia. Status pegawai yang awalnya beragam karena berasal dari berbagai instansi, dijadikan satu kesatuan di bawah ASKES. Kemudian dilanjutkan dengan asesmen dan seleksi. Kalau perlu dilakukan langkah pahit berupa PHK demi masa depan ASKES. Juga dilakukan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kesamaptaan sumber daya manusia ASKES.
Visi pribadinya yang menggelora dan menjadi sumber kekuatan manajerial adalah cita-cita untuk menjadikan ASKES sebagai perusahaan asuransi kesehatan yang besar dan satu-satunya dan siap menghadapi globalisasi sesuai dengan ketentuan WTO.
Langkah penting lainnya adalah dengan mengubah cash management yang diyakininya merupakan kunci strategis dalam perusahaan. Dengan menggandeng bank terbesar di Indonesia, cash management ASKES dibenahi. Semua itu kemudian meneguhkan langkah perubahan strategis lain yaitu dengan membentuk divisi pemasaran dan melakukan langkah penting untuk menghilangkan resistensi rumah sakit terhadap pelayanan ASKES.
Perbaikan layanan bagi provider kesehatan, seperti rumah sakit, menjadi salah satu langkah perubahan pentingnya. Penempatan orang ASKES dan pembentukan “ASKES Center” di beberapa rumah dan kerjasama dengan Jasa Raharja adalah langkah strategis pemasaran yang dilakukannya. Kini ASKES dapat menjangkau pasar asuransi kesehatan bagi keluarga miskin, sosial dan komersial di berbagai wilayah di Indonesia.

4) Anugerah Kadarman 2006 - Drs. Deddy Kusdedi MM

Drs Deddy Kusdedi MM, Direktur Utama Perum Pegadaian adalah alumni MM Eksekutif angkatan ke-11A tahun 1992/1993. Ia menerima penghargaan sebagai Strategic Change Leader di bidang Corporate Image.

Memulai karir di Jasindo pada 1975, setelah lulus dari Universitas Trisakti, kemudian Deddy pindah ke Jawatan Pegadaian pada 1979. Ia merupakan angkatan pertama yang berpendidikan sarjana. Di sini ia memulai karirnya sebagai auditor dan sempat berkeliling ke berbagai daerah karena tugas.
Dipicu oleh cita-cita pribadi untuk melakukan perubahan di lingkungan Pegadaian, ia terlibat dalam perubahan status Pegadaian dari Perjan menjadi Perum pada 1989. Saat itu ia menjabat sebagai kepala Inspeksi Wilayah.
Merasa tertantang oleh birokrasi di Perum Pegadaian yang masih kental dengan budaya sebagai pegawai negeri sipil, Deddy sebagai Team Leader mulai mengubah sistem akuntansi sehingga sesuai dengan PSAK yang berlaku. Kendala internal memang ada. Tapi dengan gigih ia terus berjuang, dan tahun 1993 untuk pertama kalinya Perum Pegadaian memperoleh penilaian Wajar Tanpa Syarat (WTS).
Pada 1994, Deddy diangkat sebagai direktur keuangan. Setahun kemudian sebagai pejabat direktur operasi dan pada 2001 menjadi direktur utama. Dengan segala kewenangan yang dimilikinya, perubahan yang dicitacitakannya terus berjalan.
Dengan mengubah status kepegawaian dari pegawai negeri menjadi pegawai Pegadaian, maka dimulailah perubahan budaya perusahaan, penerapan teknologi informasi, pengubahan peraturan pegawai, membuat kantor cabang lebih profesional dan efisien, menghapus KKN, menerapkan keterbukaan manajemen, dan meningkatkan kegiatan promosi. Hal ini pada akhirnya mengubah citra Pegadaian dari perusahaan yang bercitra birokrasi menjadi perusahaan yang bercitra profesional, berorientasi pada pelanggan dan mutakhir.

5) Anugerah Kadarman 2006 - Ir Tonny Warsono MM

Ir Tonny Warsono MM, Direktur SDM dan Pengembangan PT Wijaya Karya adalah alumni Program Wijawiyata Manajemen angkatan ke-6 tahun 1981/1982 dan MM Eksekutif angkatan ke-3 tahun 1986. Ia menerima penghargaan sebagai Agent of Change di bidang Human Resource Development.


Setelah menyelesaikan program WM pada 1981, Tonny langsung berkarya di PT Wijaya Karya (WIKA) yang sejak semula mensponsori pendidikannya di PPM. Setelah melaksanakan berbagai penugasan, pada tahun 2000 ia dipercaya menjadi Direktur WIKA Intrade. Anak perusahaan WIKA di bidang perdagangan (termasuk produk elektrikal) ini kemudian bertransformasi menjadi pembuat komponen otomotif. Tonny mulai menerapkan konsep manajemen moderen.
Sadar akan pasar yang kompetitif, langkah awal yang ditempuhnya adalah menerapkan Total Quality Management (TQM) yang berbasis people, system and tools. Dalam perjalanan manajerialnya, ia kemudian melihat bahwa aspek manusia merupakan salah satu kunci utama dalam menerapkan TQM. Hal ini mendorong dia membuat Long Range Plan yang kemudian dilengkapi dengan WIN’s Business Excellence Model. Dengan dikembangkannya model ini, maka dapat dibuat WIN’s Score Card sebagai ukuran kinerja. Dari semua perubahan yang diterapkannya, disadari bahwa faktor mendasar dalam perubahan adalah manusianya.
Pengalaman perubahan di WIKA Intrade ini kemudian menjadi dasar penerapan perubahan di tingkat WIKA sewaktu ia diangkat menjadi direktur yang bertanggungjawab di bidang sumber daya manusia, dengan mengembangkan Human Asset Development Model. Perubahan strategi ini dapat dilihat dampaknya pada peningkatan indeks kepuasan karyawan, pertumbuhan karyawan sebesar 7% , produktivitas mencapai 250% dan bermuara pada peningkatan laba perusahaan.

Thursday, July 27, 2006

6) Anugerah Kadarman 2006 - Dr. Siti Chalimah Fadjrijah SE Akt MM

Dr. Siti Chalimah Fadjrijah SE Akt MM, Deputy Gubernur Bank Indonesia adalah alumni MM Eksekutif Angkatan ke-20 tahun 1997/1998. Ia menerima penghargaan sebagai Agent of Change di bidang Ethical Value.

Selama delapan tahun masa jabatannya sebagai direktur, Ibu Fad (demikian ia biasa dipanggil) tidak ragu melakukan perubahan yang cukup mendasar. Yakin akan pentingnya sumber daya manusia, ia menerapkan nilai etika yang diyakininya sebagai dasar dalam berkarya di Bank Indonesia. Lebih dari 90 orang di direktoratnya mengalami pembenahan, baik diturunkan pangkatnya bahkan kalau perlu dikeluarkan.
Pada saat BI mengalami perubahan visi, Ibu Fad berperan aktif menjadi agen utama perubahan di bidang pengawasan. Pengawas mendapat peran lebih luas dan strategis dengan menekankan pada nilai etika yang teguh sehingga pengawas dapat berperan aktif meningkatkan rating bank dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dengan menerapkan nilai luhur, banyak masalah yang tampaknya kelabu dapat diselesaikan secara bijak sesuai dengan nilai yang berlaku.
Ibu Fad sangat yakin bahwa perubahan dan pembentukan budaya perusahaan, penegakan nilai moral dan integritas hanya dapat dilakukan melalui keteladanan dan keterbukaan. Ia bangga bahwa hampir 50% pegawai utama di lingkungan BI saat ini berasal dari direktorat yang dulu pernah dipimpinnya.